Pringsewu, 10/07/2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan penguatan ekosistem riset daerah, tim dosen Institut Bakti Nusantara (IBN) melaksanakan kegiatan Pendampingan Tata Kelola Jurnal Ilmiah melalui Sistem Open Journal Systems (OJS) di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pringsewu.
Kegiatan pendampingan dipimpin oleh Muhamad Muslihudin, S.Kom., M.T.I., selaku Koordinator Pengembangan Open Journal Systems (OJS) Institut Bakti Nusantara sekaligus Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komputer (FTIKOM) IBN. Pendampingan ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung peningkatan kapasitas pengelolaan publikasi ilmiah pada instansi pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Eko Waluyo, S.Kom., Analis Kebijakan Ahli Muda Bapperida Kabupaten Pringsewu, serta M. Rifki Najib, S.Kom., Konsultan Individu Bapperida Kabupaten Pringsewu. Seluruh peserta mengikuti sesi pendampingan secara intensif mulai dari pengelolaan teknis OJS hingga strategi pengembangan jurnal ilmiah yang memenuhi standar nasional.
Pendampingan difokuskan pada penguatan tata kelola Open Journal Systems (OJS) sebagai platform pengelolaan jurnal elektronik, penyusunan manajemen editorial, pengelolaan proses peer review, penerapan standar etika publikasi, penyempurnaan metadata artikel, pengelolaan DOI, indeksasi, hingga strategi peningkatan kualitas jurnal menuju proses akreditasi nasional. Selain itu, tim juga memberikan arahan terkait pengembangan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah “Jejama Secancanan” agar mampu menjadi media diseminasi hasil penelitian, kajian kebijakan, serta inovasi pembangunan daerah yang berkualitas dan bereputasi.

Dalam paparannya, Muhamad Muslihudin, S.Kom., M.T.I. menyampaikan bahwa tata kelola jurnal yang baik tidak hanya bergantung pada penggunaan aplikasi OJS, tetapi juga pada konsistensi penerapan standar pengelolaan jurnal ilmiah sesuai pedoman nasional.
“OJS merupakan fondasi utama dalam pengelolaan jurnal ilmiah modern. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana membangun tata kelola editorial yang profesional, menjaga kualitas artikel melalui proses peer review yang objektif, serta memenuhi standar akreditasi nasional. Melalui pendampingan ini, kami berharap Jurnal Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah Jejama Secancanan dapat berkembang menjadi jurnal ilmiah yang kredibel, terakreditasi, dan menjadi rujukan dalam publikasi hasil riset pembangunan daerah,” ujar Muhamad Muslihudin.
Sementara itu, Eko Waluyo, S.Kom., Analis Kebijakan Ahli Muda Bapperida Kabupaten Pringsewu, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama Institut Bakti Nusantara dalam mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah daerah.
“Pendampingan ini menjadi langkah strategis bagi Bapperida Kabupaten Pringsewu untuk membangun sistem pengelolaan jurnal yang lebih profesional. Kami berharap Jurnal Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah Jejama Secancanan mampu menjadi wadah publikasi hasil penelitian, inovasi, dan rekomendasi kebijakan yang memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Institut Bakti Nusantara kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendukung peningkatan kualitas riset, inovasi, serta publikasi ilmiah di berbagai institusi pemerintah dan mitra strategis. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat budaya penelitian, memperluas diseminasi inovasi, serta meningkatkan kualitas kebijakan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy) di Kabupaten Pringsewu.
Pendampingan tata kelola jurnal ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan ekosistem publikasi ilmiah yang profesional, berkelanjutan, dan mampu menghasilkan jurnal bereputasi yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, riset, serta inovasi daerah.



