Pringsewu – Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang akademik melalui pemberian Bantuan Pendanaan Penelitian Internal Tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat, serta mempercepat pengembangan karier dan jenjang akademik dosen.
Program pendanaan penelitian internal ini diberikan kepada dosen dari berbagai program studi yang telah lolos proses seleksi proposal berdasarkan aspek kebaruan penelitian, relevansi terhadap kebutuhan masyarakat, potensi luaran ilmiah, serta kontribusi terhadap pencapaian indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi. Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, S.E., M.Kom., M.E., M.Pd., Ak., CA., CMA, menegaskan bahwa penelitian merupakan salah satu pilar utama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus instrumen strategis dalam membangun reputasi akademik institusi.
“Institut Bakti Nusantara terus berkomitmen menghadirkan ekosistem riset yang produktif dan berkelanjutan. Pendanaan penelitian internal ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi merupakan investasi institusi dalam meningkatkan kualitas dosen, mempercepat kenaikan jabatan akademik, memperluas jejaring kolaborasi nasional maupun internasional, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap seluruh penerima hibah dapat menghasilkan publikasi bereputasi, hak kekayaan intelektual, serta produk inovasi yang mampu mendukung daya saing Institut Bakti Nusantara di tingkat nasional maupun global,” ujar Rektor.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Didi Susianto, M.Kom., menyampaikan bahwa program pendanaan penelitian internal merupakan bagian dari implementasi kebijakan akademik yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dosen secara berkelanjutan.“Kami mendorong seluruh dosen untuk menjadikan hibah penelitian internal sebagai langkah awal menuju pendanaan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Melalui penelitian yang berkualitas, dosen akan memiliki portofolio akademik yang semakin kuat dalam mendukung proses kenaikan jabatan fungsional Lektor Kepala dan Guru Besar. Selain itu, hasil penelitian juga diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, serta menghasilkan publikasi ilmiah dan luaran inovatif yang memiliki dampak luas,” ungkapnya.
Melalui program ini, Institut Bakti Nusantara menargetkan peningkatan jumlah publikasi pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, peningkatan perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pengembangan teknologi tepat guna, serta lahirnya berbagai model inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, industri, dan pemerintah.Pendanaan penelitian internal juga menjadi bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), memperkuat budaya akademik berbasis riset, serta mendukung pencapaian visi Institut Bakti Nusantara sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan konsistensi dalam memberikan dukungan terhadap kegiatan penelitian dosen setiap tahunnya, Institut Bakti Nusantara optimistis mampu melahirkan lebih banyak karya ilmiah berkualitas, inovasi yang aplikatif, serta sumber daya akademik yang profesional untuk mendukung pembangunan bangsa melalui ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.


