Pringsewu, 07/07/2026 – Institut Bakti Nusantara (IBN) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja melalui penyelenggaraan Pendampingan Mahasiswa Kuliah Praktik Industri (KPI) Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kampus ini diikuti oleh seluruh mahasiswa semester IV sebagai pembekalan sebelum diterjunkan ke berbagai mitra dunia usaha, dunia industri, dan instansi pemerintah.
Program Kuliah Praktik Industri akan berlangsung selama 2–3 bulan dengan penempatan mahasiswa di berbagai perusahaan multinasional, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), instansi pemerintah, perusahaan nasional, industri, serta berbagai lembaga profesional lainnya yang telah menjalin kemitraan dengan Institut Bakti Nusantara. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan mengimplementasikan kompetensi akademik secara langsung dalam lingkungan kerja profesional, sekaligus memperkuat kemampuan teknis, komunikasi, kolaborasi, dan penyelesaian masalah sesuai kebutuhan industri.

Kegiatan pendampingan menghadirkan Ketua Program Studi Sistem Informasi, Suyono, M.T.I., dan Ketua Program Studi Manajemen Informatika, Ida Ayu Putu Anggie S., M.H., sebagai narasumber. Turut mendampingi kegiatan tersebut Tim Panitia Pelaksana Magang Kuliah Praktik Industri Tahun 2026 Institut Bakti Nusantara yang memberikan arahan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan magang, etika profesi, administrasi, penyusunan laporan, sistem monitoring dan evaluasi, hingga capaian pembelajaran yang harus dipenuhi mahasiswa selama mengikuti praktik industri.
Dalam pemaparannya, Suyono, M.T.I. menegaskan bahwa Kuliah Praktik Industri merupakan jembatan antara proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata dunia kerja yang terus berkembang.
“Kuliah Praktik Industri menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Kami berharap mahasiswa mampu menunjukkan kompetensi, karakter yang baik, disiplin, serta memberikan kontribusi nyata bagi instansi maupun perusahaan tempat mereka melaksanakan magang. Pengalaman ini akan menjadi bekal penting dalam membangun karier profesional setelah lulus,” ujarnya.
Sementara itu, Ida Ayu Putu Anggie S., M.H. mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik almamater selama menjalankan praktik industri.
“Mahasiswa merupakan representasi Institut Bakti Nusantara. Oleh karena itu, selain menunjukkan kemampuan akademik, mahasiswa juga harus menjunjung tinggi etika, tanggung jawab, komunikasi yang baik, kemampuan beradaptasi, serta profesionalisme sehingga mampu membangun kepercayaan dan memberikan kesan positif bagi setiap mitra industri,” ungkapnya.

Secara terpisah, Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, S.E., M.Kom., M.E., M.Pd., Ak., CA., CMA., menegaskan bahwa pelaksanaan Kuliah Praktik Industri merupakan bagian dari strategi institusi dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta mendukung lahirnya lulusan yang memiliki daya saing global.
“Kuliah Praktik Industri bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter profesional di lingkungan kerja. Melalui kolaborasi dengan perusahaan multinasional, BUMN, instansi pemerintah, serta berbagai mitra industri, kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman yang bernilai dan mampu meningkatkan daya saing sebagai lulusan yang siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Institut Bakti Nusantara akan terus memperluas kemitraan strategis dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai implementasi pendidikan tinggi yang berdampak, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta relevan dengan kebutuhan masa depan,” tegasnya.
Program Kuliah Praktik Industri Tahun 2026 merupakan salah satu implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dikembangkan Institut Bakti Nusantara untuk memperkuat kompetensi lulusan. Selain memberikan pengalaman kerja secara langsung, program ini juga menjadi media bagi mahasiswa untuk membangun jejaring profesional, memahami budaya kerja, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di era transformasi digital.
Melalui sinergi yang berkelanjutan dengan dunia usaha, dunia industri, instansi pemerintah, dan berbagai lembaga profesional, Institut Bakti Nusantara optimistis mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, kemampuan adaptasi, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Program Kuliah Praktik Industri menjadi bukti nyata komitmen Institut Bakti Nusantara dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi mahasiswa, masyarakat, dan pembangunan nasional.



