Pringsewu, 16 Juli 2026 – Institut Bakti Nusantara (IBN) secara resmi mulai melaksanakan program Kuliah Praktik Industri (KPI) Tahun Akademik 2026/2027 sejak 15 Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi akademik secara langsung di dunia kerja.
Mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu Program Studi Sistem Informasi, Manajemen Informatika, Manajemen, dan Bisnis Digital, ditempatkan pada berbagai instansi strategis yang meliputi perusahaan BUMN, kantor pemerintahan, perusahaan swasta, industri, serta berbagai lembaga multinasional. Selama pelaksanaan praktik industri, mahasiswa akan memperoleh pengalaman profesional, memperluas wawasan, sekaligus membangun jejaring kerja yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.
Sebelum diterjunkan ke lokasi praktik, seluruh mahasiswa telah mengikuti rangkaian pembekalan yang diselenggarakan oleh Institut Bakti Nusantara. Materi pembekalan meliputi penguatan kompetensi sesuai bidang program studi, etika profesi, budaya dan etos kerja, komunikasi profesional, kedisiplinan, kemampuan adaptasi di lingkungan kerja, serta penguatan berbagai mata kuliah yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan dunia industri.



Koordinator sekaligus Ketua Pelaksana Kuliah Praktik Industri Institut Bakti Nusantara, Suyono, M.T.I., menjelaskan bahwa program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
“Kuliah Praktik Industri merupakan media pembelajaran yang sangat penting dalam membentuk lulusan yang profesional dan siap menghadapi tantangan industri. Mahasiswa akan belajar secara langsung mengenai budaya organisasi, penyelesaian masalah di tempat kerja, kolaborasi tim, hingga penerapan teknologi sesuai bidang keahliannya. Kami berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kompetensi terbaik, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif di setiap instansi tempat mereka melaksanakan praktik,” ujar Suyono, M.T.I.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Bakti Nusantara, Didi Susianto, M.Kom., menegaskan bahwa pelaksanaan Kuliah Praktik Industri merupakan bagian dari strategi perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sejalan dengan kebijakan Kampus Berdampak.
“Institut Bakti Nusantara terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui Kuliah Praktik Industri, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata yang akan memperkuat kompetensi akademik, keterampilan profesional, karakter, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital. Kami berharap mahasiswa mampu menjadi duta kampus yang menunjukkan integritas, etika, disiplin, serta semangat belajar tinggi sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi mitra industri maupun instansi tempat mereka berkarya,” ungkap Didi Susianto, M.Kom.
Melalui pelaksanaan Kuliah Praktik Industri Tahun 2026, Institut Bakti Nusantara semakin memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis dari sektor pemerintahan, BUMN, dunia usaha, dan industri sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Program ini juga menjadi implementasi nyata komitmen Institut Bakti Nusantara dalam mendukung penguatan kompetensi lulusan melalui pembelajaran berbasis praktik serta kolaborasi yang berkelanjutan dengan dunia kerja.
Dengan mengusung semangat “Best, Integrity, Smart, and Active”, mahasiswa Institut Bakti Nusantara diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, menjunjung tinggi profesionalisme, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi mitra dan pembangunan bangsa melalui inovasi, kompetensi, dan karakter yang unggul.



