Pringsewu 25/07/2026– Institut Bakti Nusantara (IBN) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa melalui inovasi, digitalisasi, dan pemberdayaan masyarakat. Prosesi pelepasan dilaksanakan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, Wakil Rektor II Institut Bakti Nusantara, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) Kabupaten Pringsewu, yang menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di berbagai pekon di Kabupaten Pringsewu.
KKN Tematik Berdampak Institut Bakti Nusantara Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Desa Berdaya Saing Global melalui Inovasi, Digitalisasi, dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.” Program ini dirancang sebagai implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan hasil penelitian, inovasi mahasiswa, serta kolaborasi multipihak untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan desa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program strategis, mulai dari digitalisasi layanan desa, penguatan UMKM, pemberdayaan kelompok masyarakat, pengembangan ekonomi kreatif, edukasi kesehatan dan lingkungan, penguatan literasi digital, hingga implementasi berbagai prototype hasil penelitian mahasiswa yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.



Wakil Rektor II Institut Bakti Nusantara, Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM, menyampaikan bahwa KKN Tematik Berdampak bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan ruang pembelajaran sekaligus kontribusi nyata mahasiswa bagi pembangunan daerah.
“Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang mampu membawa solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui KKN Tematik Berdampak, kami ingin memastikan setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat kapasitas desa, serta menghasilkan inovasi yang berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Dr. Miswan Gumanti.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) Kabupaten Pringsewu, Kasmini, S.E., mengapresiasi komitmen Institut Bakti Nusantara yang terus menghadirkan program KKN yang selaras dengan kebutuhan pembangunan desa.
“Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyambut baik pelaksanaan KKN Tematik Berdampak Institut Bakti Nusantara. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi mitra pemerintah pekon dalam memperkuat tata kelola desa, meningkatkan pelayanan publik, mendorong digitalisasi, serta memberdayakan potensi lokal yang dimiliki setiap desa. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Kasmini.
Sebagai salah satu desa mitra, Kepala Pekon Waringin Sari Timur, Eni Nurhayati, menyampaikan kesiapan pemerintah pekon untuk mendukung penuh pelaksanaan program KKN dan berharap kolaborasi tersebut mampu menghadirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami menyambut dengan antusias kehadiran mahasiswa Institut Bakti Nusantara di Pekon Waringin Sari Timur. Pemerintah pekon siap berkolaborasi dan mendukung seluruh program kerja yang telah disusun. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi mitra dalam mengembangkan potensi desa, meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, memperkuat UMKM, serta menghadirkan inovasi yang dapat terus dikembangkan setelah KKN berakhir,” tutur Eni Nurhayati.
Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu turut memberikan semangat kepada seluruh peserta KKN agar mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menjaga etika selama berada di lokasi pengabdian, serta aktif mendukung berbagai program pemberdayaan keluarga, kesehatan, lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menjadi fokus pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi antara Institut Bakti Nusantara, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, TP PKK Kabupaten Pringsewu, pemerintah pekon, serta berbagai mitra strategis lainnya, KKN Tematik Berdampak Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan di tingkat desa, tetapi juga memperkuat daya saing desa menuju pembangunan yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.
Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen Institut Bakti Nusantara dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, dan semangat menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat sesuai dengan semangat BISA : Best, Integrity, Smart, and Active.



