Lampung, 23 Juli 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputeri (FTIKOM) Institut Bakti Nusantara (IBN). Dua proposal Pengabdian kepada Masyarakat yang diajukan oleh dosen FTIKOM berhasil lolos pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi Direktorat Jenderal Riset Pengumuman berdasarkan surat nomor 0511/C3/AL.04/2025 tentang Penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Batch II Tahun Anggaran 2025.

Kedua judul PKM tersebut adalah:
- “Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Tapis Tradisional Di Kampung Tua Marga Kaya Sebagai Upaya Pelestarian Wisata Budaya Kabupaten Pringsewu” oleh Muhamad Muslihudin, M.TI., bersama tim dosen dari Program Studi Sistem Informasi. Program ini berfokus pada pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya pelestarian kain Tapis Tradisional di Wilayah Pringsewu.
- “PKM: Rebranding dan Diversifikasi Produk UMKM melalui Penerapan Smart Farming pada Kurnia Jaya Farm” oleh Yoeyong Rahsel, MM Program ini bertujuan untuk UMKM pertanian seperti Kurnia Jaya Farm, yang bergerak di sektor peternakan dan pertanian terpadu, memiliki potensi besar untuk berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan sehat dan berkelanjutan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya identitas merek (brand) yang kuat dan minimnya inovasi produk, serta teknologi yang belum optimal, terutama dalam aspek efisiensi produksi dan distribusi.
Kedua program ini dijadwalkan akan berlangsung selama 6 bulan, dimulai pada Agustus 2025, dan akan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat berbasis teknologi.
Dekan FTIKOM IBN, Muhamad Muslihudin, M.TI., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian ini. “Keberhasilan ini menunjukkan komitmen FTIKOM IBN dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Kami akan terus mendukung dosen-dosen kami untuk aktif dalam penelitian dan pengabdian yang berdampak luas. Proposal ini juga meruapakan hasil dari revisi proposal PkM Tahap 1 dan telah melalui Bimbingan Teknik yang di laksanakan oleh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi Direktorat Jenderal Riset Pengumuman. Alhamdullilah dari 3 Propopsal yang masuk Bimtek di danai 2 Proposal oleh KEMDIKTISAINTEK dan 1 Proposal akan masuk pada Skema Hibah Internal PT” Pungkas Muslihuidn.
Melalui pendanaan ini, diharapkan dosen dan mahasiswa Institut Bakti Nusantara semakin termotivasi untuk mengembangkan inovasi yang solutif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal.



