Pringsewu, (16/04/2026) –Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PT PKSS). Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kesiapan lulusan serta perluasan kesempatan magang mahasiswa di dunia industri.
Kegiatan penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis kampus dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan tuntutan dunia kerja. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa IBN akan mendapatkan akses lebih luas untuk mengikuti program magang, pelatihan kerja, serta pembekalan kompetensi berbasis industri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I IBN Didi Susianto, M.Kom, Wakil Rektor II Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM, Humas IBN Sri Ipnuwati, M.Kom, serta Kepala Pusat Karir Nada Ulya Qinvi, S.H., M.H, Kepala SDM Elisabet YA, M.T.I, yang turut mendukung penuh implementasi kerja sama ini.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II IBN, Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
“Kolaborasi ini tidak hanya membuka peluang magang bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri. Kami berharap lulusan IBN memiliki kompetensi yang unggul serta siap menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Sementara itu, pihak PT PKSS Dodi Alnahyan, S.AN selaku Teller Head Hunter, menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk kontribusi dunia industri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional. PT PKSS berkomitmen untuk memberikan ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa melalui program magang, pelatihan, serta peluang rekrutmen bagi lulusan terbaik.
Kerja sama ini mencakup beberapa program utama, antara lain: penyelenggaraan magang industri bagi mahasiswa, pelatihan peningkatan soft skill dan hard skill, penyelarasan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta peluang penyerapan tenaga kerja bagi lulusan IBN.
Dekan Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIKOM) IBN, Muhamad Muslihudin, M.T.I, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri serta memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi era transformasi digital.
“Sinergi antara kampus dan industri merupakan kunci dalam menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Program magang yang terintegrasi akan menjadi sarana penting dalam membentuk karakter profesional mahasiswa,” ungkapnya.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Institut Bakti Nusantara semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan kompetensi berbasis industri serta mendukung terciptanya lulusan yang siap kerja, berdaya saing, dan berjiwa entrepreneurship menuju visi unggul tahun 2045.



