Tanggamus, 13/04/2026 — Suasana khidmat dan penuh semangat akademik mewarnai pelaksanaan Yudisium Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Tanggamus Tahun 2026. Pada kesempatan tersebut, Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA., CMA, hadir sebagai narasumber utama dalam orasi ilmiah yang mengangkat tema “Model Pendidikan Ekonomi Terintegrasi Financial Technology untuk Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan UMKM Berbasis QRIS.”

Dalam orasinya, Dr. Fauzi menekankan pentingnya transformasi pendidikan ekonomi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya dalam mendukung penguatan UMKM di era ekonomi berbasis digital. Menurutnya, integrasi financial technology (fintech) dalam kurikulum pendidikan ekonomi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong inklusi keuangan di masyarakat.
“QRIS sebagai standar pembayaran digital nasional memiliki potensi besar dalam mendorong efisiensi transaksi UMKM. Oleh karena itu, diperlukan model pendidikan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan berbasis teknologi, sehingga lulusan mampu menjadi agen perubahan dalam ekosistem ekonomi digital,” ujar Dr. Fauzi.
Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses UMKM terhadap layanan keuangan formal, seperti pembiayaan dan pencatatan keuangan digital yang lebih transparan dan terintegrasi.

Sementara itu, Ketua STEBI Tanggamus, Riki Renaldo, M.TI, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Dr. Fauzi sebagai narasumber orasi ilmiah pada kegiatan yudisium tahun ini. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi inspirasi bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan di era digital.
“Kami berharap para lulusan STEBI Tanggamus tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang ekonomi digital dan keuangan berbasis fintech,” ungkap Riki Renaldo.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa STEBI Tanggamus terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan UMKM dan perekonomian daerah.
Kegiatan yudisium ini diikuti oleh para lulusan dari berbagai program studi dengan penuh antusias. Momentum ini tidak hanya menjadi penanda keberhasilan akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berbasis digital di Indonesia.
Dengan adanya orasi ilmiah ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan, teknologi, dan sektor UMKM semakin kuat, sehingga mampu mendorong terciptanya ekosistem ekonomi digital yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.



