Mukomuko, 10 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan menarik, dosen dari Institut Bakti Nusantara (IBN) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Membuat Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Software Canva” bagi para guru di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko.
Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 10-11 Juni 2025 bertempat di MIS Hidayatul Mubtadiin Desa Marga Mukti, Penarik, Kab. Mukomuko, dan diikuti oleh puluhan guru dari berbagai satuan pendidikan madrasah di wilayah Mukomuko. Program pelatihan ini bertujuan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya platform Canva, untuk menciptakan materi ajar yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa masa kini.
Muahmad Muslihudin, M.TI, selaku ketua tim pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dari civitas akademika Institut Bakti Nusantara dalam menjawab tantangan era digital di bidang pendidikan.

“Kami melihat bahwa guru-guru, khususnya di daerah, memiliki semangat luar biasa dalam mengajar, namun seringkali terkendala oleh keterbatasan media pembelajaran yang modern dan mudah diakses. Melalui pelatihan Canva ini, kami ingin membuka wawasan dan memberikan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan di kelas,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta diperkenalkan pada berbagai fitur Canva, mulai dari pembuatan presentasi interaktif, infografis, hingga lembar kerja siswa yang menarik. Peserta juga diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan pembuatan media ajar yang relevan dengan mata pelajaran yang mereka ampu.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para guru peserta. Salah satu peserta, Ahmad Arifin, S.Pd mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelatihan yang diberikan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Sebelumnya saya belum tahu bahwa Canva bisa digunakan untuk membuat media ajar yang menarik dan mudah. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi lebih percaya diri untuk membuat materi yang lebih kreatif,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Institut Bakti Nusantara berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, terutama melalui kolaborasi dengan para pendidik di tingkat lokal. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan topik-topik yang relevan dan sesuai kebutuhan lapangan. (Kang_Mus)



