Dr. Fauzi Jadi Narasumber Seminar Nasional E-Lecturing Universitas Terbuka Bahas Pengelolaan Dana Desa dan BUMDes

16 Oktober 2022 Uncategorized admin

Lampung, 15/10/2022 – Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menorehkan kontribusi dalam pengembangan keilmuan nasional melalui partisipasi Rektor IBN, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, sebagai narasumber pada kegiatan Seminar E-Lecturing Akuntansi Sektor Publik yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengangkat tema “Pengelolaan Dana Desa dan BUMDes yang Transparan dan Akuntabel” serta menghadirkan narasumber lain, Dr. Rudy Suryanto, yang juga merupakan pakar di bidang keuangan publik dan tata kelola desa.

Seminar ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, praktisi, serta pengelola desa dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait pentingnya tata kelola keuangan desa yang efektif, transparan, dan berbasis teknologi guna mendorong pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Dalam paparannya, Dr. Fauzi menekankan bahwa pengelolaan dana desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus mengedepankan prinsip good governance, yaitu transparansi, akuntabilitas, partisipasi, serta efisiensi. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, seperti sistem informasi keuangan desa berbasis digital, menjadi kunci dalam meminimalisir potensi penyimpangan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana publik.

“Dana desa dan BUMDes merupakan instrumen strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, berbasis data, serta memanfaatkan teknologi digital agar lebih transparan dan akuntabel,” ujar Dr. Fauzi dalam pemaparannya.

Lebih lanjut, Dr. Fauzi juga menguraikan pentingnya integrasi antara perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan desa. Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa menjadi faktor utama dalam keberhasilan pengelolaan dana desa dan BUMDes. Pelatihan berkelanjutan serta pendampingan berbasis akademisi dinilai mampu meningkatkan kompetensi pengelola desa dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi sektor publik.

Sementara itu, Dr. Rudy Suryanto dalam sesi pemaparannya menyoroti pentingnya inovasi dalam pengembangan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa. Ia menekankan bahwa BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan nilai tambah bagi potensi lokal desa.

Kegiatan seminar ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang antusias dari peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Partisipasi Dr. Fauzi dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Institut Bakti Nusantara dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta kontribusi nyata dalam pembangunan desa melalui pendekatan akademik dan teknologi.