Pringsewu, 24/06/2026 – Komitmen dalam menghadirkan inovasi teknologi tepat guna bagi masyarakat terus diwujudkan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah Kemendiktisaintek Tahun Pendanaan 2026 Institut Bakti Nusantara. Ketua Tim PkM, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA., kembali melaksanakan kegiatan lanjutan bersama mitra TPS3R Jejama Secancanan yang berfokus pada proses perancangan, modifikasi, dan implementasi alat mesin pencacah daur ulang sampah anorganik serta sampah organik. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di lokasi TPS3R Jejama Secancanan dengan melibatkan seluruh anggota tim PkM, pengelola TPS3R, serta masyarakat yang tergabung dalam kelompok pengelola sampah.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Fauzi didampingi oleh Ketua TPS3R Jejama Secancanan, Lukman Riyadi, S.Pd., beserta para anggota Tim PkM dan anggota Kelompok TPS3R. Tim melakukan evaluasi terhadap hasil modifikasi mesin, penyesuaian beberapa komponen teknis, serta memastikan bahwa alat yang dikembangkan mampu bekerja secara optimal sesuai kebutuhan pengolahan sampah di lapangan. Diskusi teknis juga dilakukan untuk menyelaraskan desain mesin dengan karakteristik sampah yang dihasilkan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan efisiensi proses pencacahan sekaligus mendukung pengolahan sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Ketua Tim PkM, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA., menyampaikan bahwa tahapan modifikasi alat merupakan proses penting sebelum mesin dioperasikan secara penuh. Menurutnya, setiap penyempurnaan yang dilakukan bertujuan menghasilkan teknologi yang mudah dioperasikan, memiliki kapasitas kerja yang optimal, serta mampu meningkatkan produktivitas pengelolaan sampah di TPS3R.
“Melalui kegiatan lanjutan ini, kami memastikan seluruh proses modifikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan mitra. Harapannya, mesin pencacah yang dikembangkan dapat memberikan solusi nyata dalam mempercepat proses pengolahan sampah organik maupun anorganik, sehingga mendukung terciptanya pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ungkap Dr. Fauzi.

Sementara itu, Ketua TPS3R Jejama Secancanan, Lukman Riyadi, S.Pd., mengapresiasi pendampingan yang terus dilakukan oleh Tim PkM Institut Bakti Nusantara. Menurutnya, inovasi teknologi yang dikembangkan tidak hanya meningkatkan kapasitas operasional TPS3R, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan hasil olahan sampah yang lebih bernilai ekonomis bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim PkM juga memberikan arahan mengenai jadwal lanjutan kegiatan, khususnya pelaksanaan uji coba operasional mesin pencacah yang akan dilakukan setelah seluruh tahapan modifikasi selesai. Uji coba ini menjadi bagian penting dalam mengukur performa alat, kapasitas produksi, tingkat keamanan penggunaan, serta efektivitas mesin dalam mendukung aktivitas pengelolaan sampah di TPS3R Jejama Secancanan.
Melalui kolaborasi antara Institut Bakti Nusantara dan TPS3R Jejama Secancanan, Program PkM Hibah Kemendiktisaintek Tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan inovasi teknologi yang aplikatif, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menjadi model pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna yang mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menghadirkan solusi inovatif bagi pembangunan masyarakat melalui sinergi antara akademisi dan mitra di lapangan.



