Lampung (19/04/2026) – Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman melalui kegiatan Kunjungan Industri Mahasiswa yang dilaksanakan di dua kota strategis, yaitu Yogyakarta dan Bandung. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara IBN, STEBI Tanggamus, dan STIT Tanggamus dalam rangka penguatan usaha berbasis UMKM serta peningkatan keilmuan digital mahasiswa.
Kunjungan industri ini diikuti oleh mahasiswa lintas program studi yang memiliki minat pada bidang kewirausahaan dan teknologi digital. Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung melalui observasi, diskusi, serta praktik lapangan di berbagai industri kreatif dan pelaku usaha berbasis digital yang berkembang di Yogyakarta dan Bandung.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, bersama jajaran dosen IBN yaitu Agus Suryana, M.T.I., Ph.D, Nungsiyati, M.TI, dan Wahyu Sulistianing Budi, M.Pd. Turut hadir pula Ketua STEBI Tanggamus, Riki Renaldo, M.T.I, beserta jajaran sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kolaborasi lintas institusi.
Dalam sambutannya, Dr. Fauzi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), yang mengintegrasikan teori di kelas dengan praktik di lapangan.
“Kunjungan industri ini merupakan langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan wawasan nyata tentang dunia usaha dan industri, khususnya dalam pengembangan UMKM berbasis digital. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep, tetapi juga melihat langsung bagaimana inovasi dan teknologi diterapkan dalam dunia bisnis,” ujar Dr. Fauzi.
Sementara itu, Ketua STEBI Tanggamus, Riki Renaldo, M.T.I, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antar perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di era ekonomi digital. “Kami berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan mahasiswa dalam mengembangkan usaha mandiri serta memahami ekosistem bisnis digital secara lebih komprehensif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan berbagai materi dan pengalaman, mulai dari strategi pengembangan UMKM, digital marketing, pemanfaatan teknologi informasi dalam bisnis, hingga inovasi produk berbasis kebutuhan pasar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang memperluas jejaring (networking) antara mahasiswa dengan pelaku industri.
Kunjungan industri ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui pengembangan usaha berbasis teknologi dan digital. Institut Bakti Nusantara bersama mitra perguruan tinggi terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program inovatif yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing global.



