Lampung 11/07/2026 – Institut Bakti Nusantara (IBN) terus memperluas jejaring kemitraan strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sebagai bagian dari implementasi program Kampus Berdampak. Kali ini, tim pimpinan Institut Bakti Nusantara melakukan kunjungan resmi ke PT. Mega Digital Solusi (Gacorken Digital Creative Academy) dalam rangka penjajakan kerja sama antar lembaga yang berfokus pada pengembangan kompetensi digital, peningkatan kualitas lulusan, serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Berdampak.
Rombongan Institut Bakti Nusantara dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Didi Susianto, M.Kom, didampingi Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komputer (FTIKOM) M. Muslihudin, M.T.I, Kepala Program Studi Sistem Informasi Suyono, M.T.I, serta Staf FTIKOM M. Agus Badruszaman Al Khoir. Kehadiran tim disambut langsung oleh CEO PT. Mega Digital Solusi, Abdillah Ibnu Mubarok, bersama jajaran manajemen perusahaan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus pembahasan meliputi pelaksanaan program magang industri, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri digital, sertifikasi kompetensi, pelatihan digital creative, penyelenggaraan kuliah praktisi, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, hingga rekrutmen lulusan Institut Bakti Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Institut Bakti Nusantara, Didi Susianto, M.Kom, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami berharap kerja sama dengan PT. Mega Digital Solusi dapat menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri digital. Mahasiswa tidak hanya memperoleh kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan sehingga memiliki daya saing tinggi di dunia kerja maupun dunia usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FTIKOM Institut Bakti Nusantara, M. Muslihudin, M.T.I, menegaskan bahwa FTIKOM terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang berbasis kebutuhan industri (industry-driven education). Menurutnya, kemitraan dengan perusahaan digital menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam proyek nyata, riset terapan, pengembangan inovasi digital, serta peningkatan kompetensi di bidang teknologi informasi dan industri kreatif digital. Sinergi akademisi dan industri akan menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan transformasi digital,” jelasnya.
Di sisi lain, CEO PT. Mega Digital Solusi, Abdillah Ibnu Mubarok, menyambut baik inisiatif kerja sama yang dibangun oleh Institut Bakti Nusantara. Ia menyampaikan bahwa perusahaan siap menjadi mitra strategis dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia melalui berbagai program kolaboratif.
“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia digital yang unggul. PT. Mega Digital Solusi siap membuka ruang kolaborasi melalui program pelatihan, magang, pengembangan proyek digital, hingga peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ungkapnya.
Melalui kunjungan ini, kedua lembaga berkomitmen untuk menindaklanjuti pembahasan dalam bentuk penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) yang akan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Institut Bakti Nusantara dalam memperkuat kemitraan dengan dunia industri guna mendukung transformasi pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan, sejalan dengan visi institusi untuk menghasilkan lulusan yang BEST (Best, Integrity, Smart, Active) serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan nasional.



