Seminar Soft Skill IBN Cara Mahasiswa Membangun Karier Sukses di Era AI dan Dunia Kerja Modern

19 November 2025 Berita

Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja melalui penyelenggaraan seminar bertema “Meningkatkan Kapasitas dan Kompetensi Soft Skill Mahasiswa Guna Menghadapi Tantangan Dunia Profesional di Masa Depan”. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Dr. Muqowim, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Ziadatul Husna, M.Pd, Direktur Rumah Kearifan Yogyakarta.

Seminar ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan nonteknis yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, adaptasi, kreativitas, berpikir kritis, serta manajemen diri. Dalam pemaparannya, Dr. Muqowim menekankan bahwa soft skill saat ini menjadi faktor pembeda yang signifikan di tengah ketatnya persaingan dunia kerja. Menurutnya, penguasaan kompetensi akademik harus diimbangi dengan kemampuan mengelola emosi, berkolaborasi, dan memecahkan masalah secara kreatif.

“Dalam era yang berubah begitu cepat, setiap mahasiswa harus mampu menyalakan mimpi besar (ignite big dreams) sebagai fondasi menuju masa depan yang lebih cerah. Soft skill bukan sekadar pelengkap, melainkan kekuatan inti yang menentukan kemampuan seseorang untuk bertahan, beradaptasi, dan berkembang. Kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, kecerdasan emosional, dan kemauan untuk belajar secara berkelanjutan adalah modal utama yang membedakan individu di tengah kompetisi global. Dengan membangun kepercayaan diri dan visi yang kuat, mahasiswa dapat menemukan arah hidup dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Dr. Muqowim menegaskan bahwa masa depan akan menjadi milik mereka yang mampu memadukan kompetensi akademik dengan karakter unggul dan mentalitas bertumbuh. Dalam paparannya, ia mengajak mahasiswa untuk tidak takut bermimpi besar, tetapi juga disiplin dalam mewujudkannya melalui tindakan nyata, kolaborasi, serta penguatan integritas diri. Menurutnya, big dreams hanya akan bernilai ketika didukung oleh kesungguhan, kreativitas, dan komitmen pada proses. Dengan mengasah soft skill secara konsisten, mahasiswa tidak hanya siap menghadapi tantangan dunia profesional, tetapi juga mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan masa depan bangsa.”

Sementara itu, Ziadatul Husna, M.Pd mengajak mahasiswa untuk memahami pentingnya self-awareness, etika profesional, dan kemampuan berkomunikasi efektif dalam berbagai situasi. Ia menegaskan bahwa lulusan yang siap memasuki dunia kerja adalah mereka yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu menunjukkan karakter kuat, empati, dan integritas. Ziadatul Husna, menambahkan bahwa dunia profesional masa depan akan mengutamakan talenta yang memiliki kombinasi kompetensi teknis, literasi digital, dan keunggulan humanis. Ia menekankan bahwa kemampuan seperti komunikasi efektif, kolaborasi, penyelesaian konflik, serta kepemimpinan berbasis empati merupakan “modal utama” yang tidak dapat direplikasi oleh algoritma. Oleh karena itu, mahasiswa perlu terus meningkatkan kesadaran diri, integritas, serta kecerdasan emosional agar mampu bekerja berdampingan dengan teknologi, bukan kalah oleh teknologi.

Rektor IBN, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA menyampaikan “Institut Bakti Nusantara berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa. Di era yang penuh perubahan dan ketidakpastian, penguasaan soft skill menjadi kunci penting bagi generasi muda untuk mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang profesional. Melalui seminar ini, kami berharap mahasiswa dapat memperluas wawasan, mengasah kemampuan interpersonal, serta menumbuhkan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.”

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para narasumber, Dr. Muqowim, M.Ag dan Ziadatul Husna, M.Pd, yang telah berbagi pengalaman dan perspektif berharga bagi mahasiswa IBN. Semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk terus belajar, berkembang, dan membangun karakter unggul yang siap bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun global. IBN akan terus mendukung setiap upaya penguatan kompetensi mahasiswa sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.” Pungkas Dr. Fauzi.

Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa dari berbagai Program Studi dan Perguruan Tinggi. Para peserta memperoleh wawasan praktis, contoh kasus, serta strategi pengembangan diri yang dapat diterapkan dalam persiapan memasuki dunia profesional. Melalui kegiatan ini, IBN berharap mahasiswa mampu meningkatkan kualitas diri dan menjadi generasi yang adaptif serta kompetitif dalam menghadapi tantangan global.