Monitoring Tim PkM Institut Bakti Nusantara ke Gallery Mahan Tapis Margakaya: Wujud Komitmen pada Kampus Berdampak

30 September 2025 Berita

Pringsewu (30 September 2025) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Institut Bakti Nusantara (IBN) melaksanakan kegiatan monitoring ke KPU Mahan Tapis Margakaya sebagai tindak lanjut program PkM yang telah berjalan. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor IBN sekaligus Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, dan Pembina Mahan Tapis Sefrian Noer yang secara langsung memberikan arahan dan apresiasi kepada mitra.

Monitoring ini berfokus pada evaluasi keberlanjutan program pengembangan platform e-commerce berbasis web dan pelatihan manajemen usaha. Upaya ini sejalan dengan Asta Cita, khususnya misi peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi, serta mendukung pencapaian SDGs, di antaranya Goal 8 (Decent Work and Economic Growth) dan Goal 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).

Dalam sambutannya, Dr. Fauzi menyampaikan, “Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen perguruan tinggi terhadap agenda pembangunan nasional dan global. Kami ingin memastikan hasil pengabdian memberikan dampak langsung dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, memperkuat inovasi, dan mempercepat transformasi digital.”

Pembina KPU Mahan Tapis, Soefian Noor, turut menambahkan bahwa kegiatan monitoring ini menjadi sarana penting untuk memastikan keberlanjutan program. “Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara tim PkM IBN dan mitra KPU Mahan Tapis. Pendampingan seperti ini penting agar hasil yang telah dicapai dapat terus ditingkatkan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anggota koperasi,” ujarnya.

Selain itu, Pembina Mahan Tapis, Sefrian Noer, secara langsung memberikan arahan kepada pengurus dan anggota mitra terkait strategi penguatan produksi, tata kelola usaha, serta perluasan pemasaran digital. Ia juga memberikan apresiasi kepada Tim PkM IBN yang dinilai konsisten mendampingi mitra sejak awal program. “Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan menjadi contoh kemitraan yang efektif dalam membangun kemandirian ekonomi desa,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari indikator capaian, evaluasi ini menegaskan adanya peningkatan produksi, efisiensi tata kelola koperasi, serta peningkatan keterampilan manajemen keuangan. Hasil monitoring juga menunjukkan kesiapan KPU Mahan Tapis untuk mengembangkan platform e-commerce berbasis web mobile yang akan memperluas jangkauan pasar.

Ketua Tim PkM, Muhamad Muslihudin, M.T.I., menegaskan pentingnya monitoring sebagai sarana evaluasi. “Kami melakukan evaluasi agar kegiatan PkM tidak hanya berhenti pada output, tetapi juga memberikan outcome berupa kemandirian dan keberlanjutan usaha mitra,” ujarnya.

Indikator capaian program menunjukkan hasil yang signifikan, antara lain seluruh pengurus KPU Mahan Tapis telah mengikuti pelatihan manajemen usaha dan pembukuan keuangan, platform e-commerce berbasis web telah selesai dikembangkan dan siap dioperasionalkan untuk memperluas pasar produk kerajinan, terjadi peningkatan rata-rata omzet 15% pada pengrajin yang mengikuti uji coba pemasaran digital, serta 70% peserta menyatakan peningkatan pemahaman mengenai strategi pemasaran online berdasarkan hasil post-test.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian PkM IBN yang didanai oleh Kemendiktisaintek Tahun Pendanaan 2025. Dengan indikator capaian yang terukur, IBN memperkuat perannya sebagai agent of change dalam mendukung transformasi digital UMKM dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di Lampung.