Pringsewu, [16/8/25]-Dosen Institut Bakti Nusantara yang tergabung dalam Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melakukan kunjungan sekaligus penjadwalan kegiatan pendampingan dan pembinaan pengrajin tapis bersama Pengurus Mahan Tapis Margakaya, Pringsewu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas pengrajin lokal dalam mengembangkan potensi kain tapis sebagai warisan budaya Lampung yang bernilai tinggi.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim PkM, Muhamad Muslihudin, MTI, serta didampingi oleh Pembina Mahan Tapis Pringsewu, Sefriwan Noer beserta Pengurus KPU Mahan Tapis Margakaya. Dalam kesempatan tersebut, tim dan pengurus berdiskusi mengenai program pendampingan yang akan dijalankan, meliputi peningkatan kualitas produksi, penguatan literasi digital, strategi pemasaran berbasis teknologi, hingga penciptaan inovasi desain agar tapis dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat nasional maupun internasional.

Pihak Pengurus Mahan Tapis menyambut baik rencana kolaborasi ini. Mereka berharap kegiatan pembedahan pengrajin tapis dapat memberikan dampak nyata, baik dalam meningkatkan keterampilan maupun memperluas jaringan pemasaran. Institut Bakti Nusantara menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang berkelanjutan, sehingga pengrajin tapis mampu bersaing di era ekonomi kreatif.



