Bandar Lampung, Institut Bakti Nusantara kembali mencatatkan prestasi akademik membanggakan di tingkat internasional. Mahasiswa program studi Sistem Informasi berhasil meraih penghargaan Best Article dalam ajang International Conference on Economy, Social, and Humanities (ICESH) 2025, yang berlangsung pada tanggal 28–29 Juli 2025 di Universitas Malahayati, Bandar Lampung.

Dalam konferensi tersebut, mahasiswa Institut Bakti Nusantara tidak hanya berperan sebagai presenter aktif, tetapi juga berhasil menarik perhatian dewan juri melalui artikel ilmiah yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi digital dan sosial berbasis teknologi.
Dalam persentasinya Ahyani Sofy memaparkan penelitian yang berjudul Weighted Product Method as a Model for Decision Making Strategies for Handling Stunting Toddlers, dalam paparanya penelitian ini menggunakan Metode Weighted Product (WP) dengan tujuan menentukan prioritas penanganan balita stunting. Penilaian dilakukan kepada 10 alternatif berdasarkan 5 kriteria seperti: status gizi (BB/U), pertumbuhan fisik (TB/U), usia, asupan vitamin A, dan lingkar lengan atas (LiLA). Berdasarkan hasil akhir dan analisis sensitivitas, metode Weighted Product direkomendasikan sebagai metode unggulan dalam penelitian ini. Hal ini didasarkan pada keunggulan WP dalam mempertahankan kestabilan peringkat secara keseluruhan dan ketahanannya terhadap variasi bobot, yang krusial dalam konteks penerapan sistem pendukung keputusan (SPK) di dunia nyata yang berubah-ubah.

ICESH 2025 merupakan forum ilmiah internasional yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas isu-isu strategis di bidang ekonomi, sosial, dan humaniora. Artikel yang dibawakan oleh mahasiswa Institut Bakti Nusantara menonjol dari segi orisinalitas ide, kedalaman analisis, serta relevansi dengan perkembangan masyarakat digital saat ini.
Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. “Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa kami mampu bersaing di tingkat global. Kami akan terus mendorong budaya riset, publikasi ilmiah, dan partisipasi aktif dalam forum akademik internasional,” ujarnya.
Dengan raihan ini, Institut Bakti Nusantara semakin memantapkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong kolaborasi internasional dan pengembangan riset mahasiswa.



