Lampung – Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan riset melalui kolaborasi penelitian bersama Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dalam skema pendanaan Hibah DIKTI Multi Tahun.

Dalam kolaborasi ini, dosen-dosen terbaik IBN turut ambil bagian, yaitu Satria Abadi, M.T.I., Ph.D dan Cintrawai Jatiningrum, M.Si., Ph.D yang berperan aktif dalam pengembangan dan pelaksanaan penelitian. Keterlibatan keduanya menjadi wujud kontribusi nyata IBN dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan berdampak luas.
Penelitian kolaboratif ini diketuai oleh Dr. Lusy Tunik Muharlisiani dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMKS), yang memiliki pengalaman dan kompetensi dalam bidang penelitian strategis nasional.

Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya riset di lingkungan kampus serta meningkatkan daya saing dosen dalam memperoleh hibah penelitian nasional.
“Melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi ini, kami berharap dapat menghasilkan luaran penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi permasalahan di masyarakat,” ungkapnya.
Program Hibah DIKTI Multi Tahun sendiri memberikan peluang bagi para peneliti untuk mengembangkan riset secara berkelanjutan dengan dukungan pendanaan yang memadai. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan mampu menghasilkan inovasi, publikasi ilmiah bereputasi, serta potensi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Melalui keterlibatan dosen IBN dalam penelitian ini, Institut Bakti Nusantara semakin menegaskan posisinya sebagai institusi yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui kolaborasi strategis dan berkelanjutan di tingkat nasional.


