Pringsewu, 27/06/2026 – Implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antar perguruan tinggi di Provinsi Lampung kembali diwujudkan melalui pelaksanaan berbagai program akademik dan pengabdian masyarakat berskala internasional di Thailand. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara STAI Darussalam Lampung, Institut Bakti Nusantara, STIT Pringsewu, STEBI Tanggamus, serta STIT Tanggamus dalam rangka memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat global.
Program internasional yang dilaksanakan meliputi kegiatan International Community Service, Joint Research Collaboration, dan Student Mobility Program dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi mitra. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi nyata kerja sama antar lembaga dalam mendukung penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi lintas negara yang berorientasi pada pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Koordinasi kegiatan internasional ini dipimpin oleh STAI Darussalam Lampung dengan Ketua Program Internasional Dr. H. Jamiluddin, M.Si yang didampingi oleh Dr. Laila Nursafitri, M.Pd. dan Elly Purwanti, M.Pd.. Ketiganya berperan dalam menyusun agenda kegiatan, membangun jejaring kerja sama internasional, serta memastikan seluruh rangkaian program berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sementara itu, pendampingan mahasiswa selama kegiatan internasional dilakukan oleh Iis Maisaroh, M.Pd. yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan aktivitas mahasiswa baik dalam kegiatan pengabdian masyarakat, pertukaran budaya, maupun aktivitas akademik bersama perguruan tinggi mitra di Thailand.
Dari pihak Institut Bakti Nusantara, kegiatan ini didampingi langsung oleh Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA bersama Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM yang memberikan dukungan terhadap penguatan kerja sama internasional, pengembangan riset kolaboratif, serta peningkatan pengalaman global bagi mahasiswa dan dosen. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi menuju kampus yang berdaya saing internasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program internasionalisasi perguruan tinggi, Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIKOM) Institut Bakti Nusantara turut mengirimkan empat mahasiswa terbaik untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan di Thailand. Keikutsertaan mahasiswa ini menjadi bagian dari implementasi program Student Mobility Program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi global, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta pengalaman akademik internasional bagi mahasiswa.
Dekan FTIKOM, M. Muslihudin, M.T.I, menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan internasional merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki wawasan global, kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi internasional, serta pengalaman kolaborasi dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai negara.
“FTIKOM Institut Bakti Nusantara berkomitmen untuk terus membuka akses dan peluang bagi mahasiswa agar dapat memperoleh pengalaman belajar di tingkat internasional. Pengiriman empat mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi akademik, keterampilan komunikasi internasional, serta memperluas jejaring global mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan tantangan global di masa depan,” ujar M. Muslihudin, M.T.I.
Ketua kegiatan, Dr. H. Jamiluddin, M.Si menyampaikan bahwa kolaborasi internasional ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat implementasi MoU antar perguruan tinggi di Lampung agar tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat internasional. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi di Lampung menunjukkan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi global sehingga mampu mencetak lulusan yang memiliki kompetensi internasional, daya saing tinggi, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.



