Lampung 18/05/2026, Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIKOM) Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menorehkan capaian akademik membanggakan dengan bertambahnya satu tenaga pendidik bergelar doktor. Dosen FTIKOM IBN, Trisnawati, M.Pd., resmi menyandang gelar Doktor di bidang Pendidikan Matematika setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Tertutup Program Doktor Universitas Lampung pada 18 Mei 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi momentum penting bagi FTIKOM IBN dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik berbasis teknologi serta inovasi pembelajaran. Pencapaian ini juga menunjukkan komitmen Institut Bakti Nusantara dalam mendorong peningkatan kompetensi dosen menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.
Dekan FTIKOM Institut Bakti Nusantara, M. Muslihudin, M.TI., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian akademik yang diraih Trisnawati. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi sivitas akademika FTIKOM untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya riset di lingkungan kampus.
“Bertambahnya doktor di lingkungan FTIKOM menjadi energi baru dalam penguatan mutu akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap capaian ini dapat memperkuat kontribusi FTIKOM dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi dan inovasi,” ujarnya.
Trisnawati, M.Pd., dikenal sebagai akademisi aktif yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan mutu pendidikan di Institut Bakti Nusantara. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Penjaminan Mutu Internal (SPMI) IBN yang berperan penting dalam penguatan tata kelola mutu perguruan tinggi dan implementasi standar pendidikan tinggi di lingkungan kampus.
Selain aktif dalam bidang manajemen mutu pendidikan, Trisnawati juga tercatat sebagai dosen pertama yang berhasil memperoleh sertifikasi dosen (Serdos) saat institusi masih bernama STMIK Pringsewu pada tahun 2016, sebelum bertransformasi menjadi Institut Bakti Nusantara. Capaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan akademiknya sebagai pendidik profesional.
Dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Trisnawati dikenal sebagai peneliti aktif yang konsisten memperoleh pendanaan hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI). Ia telah beberapa kali memperoleh hibah penelitian kompetitif serta Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari DIKTI yang berfokus pada pengembangan pendidikan, inovasi pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.
Tidak hanya aktif di lingkungan perguruan tinggi, Trisnawati juga dipercaya sebagai Asesor Akreditasi Sekolah di Provinsi Lampung yang berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan pada berbagai satuan pendidikan. Di sisi organisasi kemasyarakatan, ia juga aktif sebagai pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Pringsewu yang bergerak dalam pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan masyarakat.
Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA., turut memberikan ucapan selamat atas keberhasilan tersebut. Ia menyampaikan bahwa peningkatan jumlah doktor di lingkungan IBN merupakan bagian dari strategi institusi dalam memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek riset, inovasi, dan tata kelola pendidikan tinggi.
“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Institut Bakti Nusantara. Kami berharap capaian akademik Dr. Trisnawati dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan mutu pendidikan, penelitian, serta penguatan budaya akademik di lingkungan kampus dan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan bertambahnya doktor baru di lingkungan FTIKOM, Institut Bakti Nusantara optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pendidikan di Provinsi Lampung maupun tingkat nasional.



