Tanggamus, 15 Oktober 2022 – Institut Bakti Nusantara (IBN) menjalin kerja sama strategis dengan SMAN 1 Kota Agung melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka peningkatan keterampilan siswa melalui program Double Track pada bidang keahlian Desain Grafis dan Percetakan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan berbasis keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif dan perkembangan teknologi digital.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Institut Bakti Nusantara diwakili oleh Dekan Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIKOM), M. Muslihudin, M.TI, sementara dari pihak sekolah diwakili oleh Kepala SMAN 1 Kota Agung, Ratna Uli, S.Pd., M.Pd. Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Drs. Sunardi, M.Pd, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antara pendidikan tinggi dan pendidikan menengah.

Dekan FTIKOM IBN, M. Muslihudin, M.TI, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja.
“Program Double Track ini menjadi bentuk komitmen IBN dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa sejak dini, khususnya di bidang desain grafis dan percetakan yang memiliki peluang besar dalam industri kreatif digital. Kami berharap siswa tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga siap berkarya dan berwirausaha,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kota Agung, Ratna Uli, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Institut Bakti Nusantara.
“Kerja sama ini menjadi peluang strategis bagi siswa kami untuk mendapatkan keterampilan tambahan di luar pembelajaran reguler. Program Double Track diharapkan mampu membekali siswa dengan kompetensi nyata yang dapat dimanfaatkan setelah lulus, baik untuk bekerja maupun berwirausaha,” ujarnya.

Lebih lanjut, kehadiran Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Drs. Sunardi, M.Pd, sebagai saksi dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inovasi pendidikan yang berorientasi pada penguatan keterampilan siswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mencetak generasi muda yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digital.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen untuk melaksanakan berbagai program pelatihan, pendampingan, serta pengembangan keterampilan berbasis praktik secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas lulusan yang siap menghadapi tantangan global.



