Dua Dosen Institut Bakti Nusantara Dipercaya Jadi Pengurus LAKPESDAM PCNU Pringsewu Masa Bakti 2025–2030

31 Januari 2026 Berita admin

Pringsewu, 31 Januari 2026, Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan penguatan kelembagaan keumatan. Dua dosen IBN dipercaya menjadi bagian dari Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaten Pringsewu masa bakti 2025–2030.

Pelantikan pengurus Lakpesdam PCNU Kabupaten Pringsewu dilaksanakan bertepatan dengan Gelaran Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama, pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Gedung PC NU Kabupaten Pringsewu. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU, tokoh agama, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat.

Adapun dua dosen Institut Bakti Nusantara yang resmi dilantik sebagai pengurus Lakpesdam PCNU Kabupaten Pringsewu yaitu Muhammad Muslihudin, M.TI yang dipercaya sebagai Sekretaris Lakpesdam, serta Trisnawati, M.Pd sebagai anggota Lakpesdam. Sementara itu, kepengurusan Lakpesdam NU Kabupaten Pringsewu periode 2025–2030 dipimpin oleh Ibnu Walidin sebagai Ketua.

Ketua Lakpesdam PCNU Kabupaten Pringsewu, Ibnu Walidin, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kepengurusan baru yang melibatkan unsur akademisi dan pesantren.

“Lakpesdam NU harus menjadi rumah besar bagi lahirnya gagasan, kajian, dan program pengembangan sumber daya manusia yang responsif terhadap persoalan umat dan masyarakat. Masuknya dosen dan akademisi dari Institut Bakti Nusantara kami harapkan mampu memperkuat tradisi keilmuan, riset sosial, serta pengabdian masyarakat yang berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah,” tegasnya.

Ibnu Walidin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara NU, perguruan tinggi, dan pesantren dalam menghadapi tantangan sosial di era transformasi digital.

“Ke depan, Lakpesdam tidak hanya bergerak pada kajian konseptual, tetapi juga aksi nyata melalui pelatihan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara NU, kampus, dan pesantren menjadi kunci dalam mencetak SDM yang unggul, moderat, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Muslihudin, M.TI menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar sekaligus kehormatan. Sebagai dosen dan alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Mukomuko, Bengkulu, saya merasa terpanggil untuk ikut berkhidmat di NU, khususnya melalui Lakpesdam, sebagai ruang strategis pengembangan SDM dan pemikiran keislaman yang progresif,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjembatani tradisi pesantren dengan pendekatan akademik dan inovasi berbasis ilmu pengetahuan, sehingga program Lakpesdam dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Institut Bakti Nusantara menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada para dosennya. Diharapkan, keterlibatan sivitas akademika IBN dalam kepengurusan Lakpesdam PCNU Kabupaten Pringsewu mampu memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai ke-NU-an.