Pelatihan Pendaftaran HKI: Kolaborasi Institut Bakti Nusantara dan Bappeda Kabupaten Pringsewu

11 Desember 2025 Berita admin

Pringsewu (11/12/2025) – Dosen Institut Bakti Nusantara, Muhamad Muslihudin, M.TI, turut hadir sebagai narasumber dalam Pelatihan Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pringsewu. Kegiatan ini menghadirkan pula narasumber dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, yaitu Alizar, S.T., M.A.P, yang memberikan pemahaman teknis terkait perlindungan serta prosedur pendaftaran paten dan jenis HKI lainnya.

Acara pelatihan resmi dibuka oleh Asisten II Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Hendrid, yang hadir mewakili Bupati Pringsewu. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan literasi HKI sebagai bagian dari penguatan daya saing daerah, khususnya bagi para pelaku UMKM, inovator, dan institusi pendidikan.

Pada sesi pemaparannya, Muhamad Muslihudin, M.TI menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendampingi UMKM untuk memperoleh perlindungan HKI. Ia menyampaikan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk inovatif namun belum memahami pentingnya pendaftaran HKI sebagai alat perlindungan dan strategi pengembangan usaha. Muslihudin juga menekankan perlunya kolaborasi yang lebih erat antara akademisi dan para inventor, terutama dalam proses penyusunan dokumen teknis, pengembangan prototipe, hingga pembuatan narasi paten yang baik dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Alizar, S.T., M.A.P dari Ditjen HKI menekankan aspek perlindungan kekayaan intelektual sebagai langkah strategis untuk menghindari sengketa, pembajakan, dan klaim pihak lain. Ia juga memberikan penjelasan rinci mengenai prosedur pendaftaran paten, jenis-jenis HKI yang dapat didaftarkan oleh UMKM maupun lembaga pendidikan, serta langkah-langkah praktis yang harus dipenuhi agar permohonan HKI dapat diterima oleh sistem.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kesadaran para pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan daerah untuk lebih aktif dalam melindungi karya dan inovasi. Bappeda Kabupaten Pringsewu menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala sebagai upaya memperkuat ekosistem inovasi di daerah.