Margakaya, 30 September 2025 — Institut Bakti Nusantara (IBN) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) resmi menyerahkan satu unit komputer dan platform e-commerce berbasis web kepada Koperasi Produsen Unggulan (KPU) Mahantarpis Margakaya. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Rektor IBN, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, dan diterima langsung oleh Pembina KPU Mahan Tarpis, Sefrian Noer.

Dalam sambutannya, Rektor IBN Dr. Fauzi menegaskan pentingnya digitalisasi dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. “Bantuan komputer dan platform e-commerce ini merupakan bentuk nyata komitmen IBN untuk mendukung UMKM lokal bertransformasi menuju ekosistem digital. Harapan kami, KPU Mahan Tarpis dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk memperluas pasar, meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, dan pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Margakaya,” ungkapnya.

Ketua KPU Mahan Tarpis, Nilawati, turut menyampaikan apresiasi dan optimisme. “Kami sangat berterima kasih kepada IBN atas dukungan ini. Komputer dan platform e-commerce akan menjadi sarana penting untuk pengelolaan data produksi, laporan keuangan, sekaligus pemasaran produk kerajinan secara daring. Ini akan sangat membantu kami meningkatkan daya saing pengrajin,” ujarnya. Sementara itu, Pembina Mahan Tapis, Sefrian Noer, memberikan arahan sekaligus apresiasi kepada seluruh mitra. “Langkah ini adalah wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Saya mengajak seluruh pengurus dan pengrajin untuk aktif memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan, sehingga hasil yang dicapai dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” tegasnya.

Platform e-commerce yang diserahkan telah dilengkapi dengan fitur katalog produk, sistem pemesanan daring, serta integrasi media sosial untuk mendukung strategi pemasaran digital. Dengan adanya komputer dan sistem ini, KPU Mahantarpis diharapkan semakin profesional dalam mengelola usaha sekaligus membuka peluang kemitraan baru. Kegiatan ini merupakan bagian dari program PkM IBN yang didanai oleh Kemendikbudristek Tahun 2025, dengan fokus pada penguatan manajemen usaha dan digitalisasi proses bisnis berbasis Asta Cita dan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya peningkatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat.



