Pringsewu – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung visi “Kampus Berdampak”, Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIKOM) Institut Bakti Nusantara (IBN) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Bahan Ajar dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 9 September 2025 bertempat di Aula FTIKOM, Institut Bakti Nusantara dengan dihadiri oleh seluruh dosen FTIKOM.

Workshop ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian bahan ajar dan RPS dengan standar nasional pendidikan tinggi, kebutuhan industri, serta perkembangan teknologi terkini. Selain itu, kegiatan ini menekankan pentingnya pengembangan bahan ajar berupa buku ajar, modul praktikum, dan RPS yang terintegrasi, sehingga dosen memiliki panduan yang lebih sistematis dalam menyampaikan materi perkuliahan. Dengan demikian, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih terarah, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi di era industri digital.

Dalam sambutannya, Dekan FTIKOM Muhamad Muslihudin, M.T.I menegaskan pentingnya penyusunan bahan ajar yang terstruktur, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. “Kualitas bahan ajar yang baik-baik itu buku ajar, modul praktikum, maupun RPS akan mendorong mahasiswa lebih aktif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di era transformasi digital. Ini adalah salah satu wujud komitmen FTIKOM dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Didi Susianto, M.Kom memberikan arahan sekaligus melakukan evaluasi terhadap implementasi RPS tahun sebelumnya. Ia menekankan perlunya sinergi antara dosen, prodi, dan fakultas agar mutu pembelajaran dapat terus meningkat. “Evaluasi yang kita lakukan hari ini menjadi pijakan penting untuk perbaikan berkelanjutan. RPS bukan hanya dokumen administrasi, tetapi peta jalan pembelajaran yang menentukan kualitas lulusan IBN. Dengan adanya buku ajar dan modul yang baik, proses pembelajaran akan jauh lebih efektif dan berdampak,” tegasnya.
Dengan terlaksananya workshop ini, FTIKOM IBN berharap tercipta budaya akademik yang lebih kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata menuju kampus yang berdampak bagi mahasiswa, masyarakat, dan dunia industri.



