Pringsewu, 24 Juni 2025 — Salah satu dosen Institut Bakti Nusantara, Muhamad Muslihudin, M.TI, mendapatkan kehormatan sebagai dewan juri dalam ajang Kompetisi Inovasi dan Iptek (KOMPAS IPTEK) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pringsewu pada tanggal 24 hingga 26 Juni 2025.
KOMPAS IPTEK merupakan ajang tahunan yang bertujuan menjaring dan mengapresiasi ide-ide inovatif dari pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Acara ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan semangat riset, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi tepat guna di kalangan generasi muda dan pelaku inovasi lokal.
Muhamad Muslihudin, M.TI, yang dikenal aktif dalam penelitian dan pengembangan teknologi pendidikan serta inovasi sosial, mengatakan bahwa keterlibatannya sebagai juri merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.
“Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari KOMPAS IPTEK. Banyak karya luar biasa yang menunjukkan potensi besar dari generasi muda Pringsewu dalam bidang sains dan teknologi. Ini adalah momentum penting untuk mendorong ekosistem inovasi di tingkat lokal,” ujar Dr. Ramdhan.
Sebagai dewan juri, M.Muslihudin bertugas menilai berbagai karya inovatif yang mencakup bidang teknologi tepat guna, sistem informasi, pertanian modern, energi alternatif, hingga inovasi sosial. Kriteria penilaian mencakup aspek orisinalitas, kebermanfaatan, dampak sosial, serta potensi implementasi dan pengembangan lebih lanjut. Kegiatan ini dikelompokan kedalam 3 (tiga) Kategori yaitu Umum dan Mahasiswa, Pelajar, dan ASN/Tenaga Pendidik. (Kang_Mus)



