Institut Bakti Nusantara Berkolaborasi dengan Universitas Mpu Tantular Gelar Penyuluhan Hukum di Desa Cisadane Sukabumi

07 Desember 2025 Berita admin

Sukabumi (7/12/2025) – Mahasiswa Institut Bakti Nusantara (IBN) berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Mpu Tantular menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Hukum sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan literasi hukum masyarakat di Desa Cisadane, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat berbasis kolaborasi antarperguruan tinggi.

Kegiatan penyuluhan hukum tersebut difokuskan pada pemahaman hak dan kewajiban warga negara, kesadaran hukum dalam kehidupan bermasyarakat, serta pencegahan permasalahan hukum yang sering terjadi di tingkat desa. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif agar mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, yang menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, penyuluhan hukum merupakan instrumen penting dalam membangun masyarakat yang sadar hukum, adil, dan berdaya.

“Kolaborasi antarperguruan tinggi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan pemahaman hukum sebagai fondasi terciptanya ketertiban sosial dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Dr. Fauzi dalam sambutannya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi hukum masyarakat, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kesadaran hukum dan supremasi hukum, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antarperguruan tinggi.

Selain itu, program ini turut mendukung implementasi Asta Cita, terutama dalam aspek penguatan sumber daya manusia, pembangunan dari desa, serta penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis sebagai bagian dari agenda strategis pembangunan nasional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik dan sosial, tetapi juga berperan aktif sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan masyarakat yang sadar hukum, partisipatif, dan berkelanjutan.